0 comment 298 views

Kesenian dan adat Istiadat Suku Bugis yang Menjadi Warisan Nusantara

Suku Bugis memiliki tradisi dan budaya yang kaya akan kearifan lokal. Dalam tulisan sebelumnya tentang Mengenal Suku Bugis; Tradisi dan Budaya Keseharian, kita sudah berkenalan dengan suku bugis tentang tradisi dan budaya keseharian. Lebih jauh dalam tulisan kali ini, kita akan membahas lebis spesifik terkait adat dan kesenian Suku Bugis yang menjadi Warisan Nusantara. Beberapa bentuk kesenian dan adat istiadat yang khas dari masyarakat Bugis antara lain:

Pencak Silat Sipakkaranna

Pencak Silat Sipakkaranna adalah seni bela diri yang berasal dari masyarakat Bugis. Pencak Silat ini mengajarkan gerakan defensif dan ofensif yang bersifat agresif. Sipakkaranna juga menjadi tempat untuk belajar tentang nilai-nilai moral yang penting bagi masyarakat Bugis.

Tari-tarian Tradisional

Suku Bugis memiliki banyak sekali tarian tradisional seperti, tari Sampan Pinisi, tari Epaksa, tari Tindakan Solo, tari Kapamang, tari La Galigo, dan masih banyak lagi. Tari-tarian ini biasanya dilakukan pada acara tanggap bencana, hari besar keagamaan, atau acara formal resmi.

Adat Istiadat Pernikahan

Seperti halnya suku-suku Indonesia lainnya, perkawinan dalam masyarakat Bugis juga memiliki adat dan tradisi yang berbeda-beda. Namun ada beberapa adat istiadat khusus menikah dalam masyarakat Bugis yang patut diungkapkan. Salah satunya yaitu Mappalisso . Upacara adat ini diadakan saat kedua calon pengantin menjalani sidang kelamin, di mana disatukan kembali semacam benang yang digunakan untuk mengikat pusar pada saat lahir.

Adat Istiadat Funerals

Prosesi pemakaman dalam masyarakat Bugis juga memiliki perbedaan yang cukup detail dengan budaya pemakaman di daerah lain. Masyarakat Bugis juga memiliki beberapa istilah khusus seperti dandang tumena, di risau, atau ruga’ secara umum. Setiap istilah spesifik membawa makna yang berbeda dan mengandung simbol dari perjalanan menuju kehidupan yang abadi.

Seni Ukiran

Seni Ukiran pada bangunan saat ini sudah menjadi ciri khas Bugis dengan motif cenderawasih yang ada di pusat kota Makassar. Seni ukiran ini banyak dikenal selain dari rumah-rumah kayu adat, juga kerbau mini seramik yang memiliki kualitas unggulan dan desain yang unik.

Dari paparan di atas, Suku Bugis memiliki warisan budaya dan tradisi yang masih relevan hingga saat ini. Mereka sangat menjaga warisan budayanya yang turun-temurun dan terus mengecek keberadaannya agar tetap berfungsi sebagai elemen kebudayaan yang berkisar antara agama, adat istiadat hingga kesenian yang bernilai tinggi bagi masyarakat Bugis.

Tinggalkan Komentar

Komentar Terbaru

  • Mackenzie Chewning

    With your post, your readers, particularly those beginners who are trying to…

  • Alfie Bladen

    Your writing style is cool and I have learned several just right…

  • Geraldine Whelan

    Your blog has really piqued my interest on this topic. Feel free…

  • Stanton Bardolph

    Superb layout and design, but most of all, concise and helpful information.…

  • Terry Vab

    Informative articles, excellent work site admin! If you'd like more information about…

Chat WhatsApp
Butuh Bantuan?
Selamat datang di Portal Berita Paradeshi. Untuk memudahkan pembaca dalam memahami beragam informasi yang kami sajikan, baik dalam bentuk berita ataupun artikel, seluruh konten yang dihadirkan kami kanalkan dalam beragam rubrik.

Silahkan menghubungi kami untuk mengetahui informasi lebih lanjut