0 comment 97 views

Pengaruh Penggunaan Media Sosial Terhadap Perilaku Memilih Oleh Gen Z di Era 5.0 Pada Pemilihan Umum 2024

Akhir-akhir ini ramai perbincangan tentang Pemilu (Pemilihan Umum) yang sebentar lagi akan dilaksanakan pada 14 Februari 2024. Pemilu kali ini akan didominasi oleh Generasi Z atau yang biasa disingkat dengan Gen Z.

Dengan jumlah populasi yang besar, Gen Z diperkirakan akan menjadi kelompok pemilih yang berpengaruh besar dalam pemilihan tersebut. Menurut Survei Penduduk BPS 2020, jumlah Gen Z saat ini mencapai 74,93 juta jiwa, dengan hampir 40% dari total jumlah pemilih dalam Pemilu 2024.

Di era 5.0 yang ditandai dengan perkembangan teknologi dan transformasi digital, media sosial telah menjadi platform yang memengaruhi cara Gen Z mendapatkan informasi dan berinteraksi dengan politik. Telah ditemukan bahwa media sosial mempunyai dampak positif terhadap partisipasi politik, karena mendorong keterlibatan pemilih.

Selain itu, media sosial merupakan alat yang penting dalam kampanye politik, karena memungkinkan jangkauan yang lebih luas dan memfasilitasi promosi tokoh politik. Hal ini khususnya relevan bagi Generasi Z dan generasi milenial, yang lebih cenderung mencari informasi mengenai pemilu melalui platform media sosial. Meluasnya penggunaan media sosial di kalangan demografi ini berpotensi mempengaruhi jumlah pemilih dan keterlibatan politik.

Media sosial berpengaruh terhadap identitas dan partisipasi politik telah dianalisis, menunjukkan bahwa media sosial dapat merangsang individu untuk terlibat dalam perilaku ekspresif dan kontraproduktif di platform media sosial. Hal ini menggarisbawahi perlunya pendidikan dan panduan yang tepat untuk memastikan penggunaan media sosial yang bertanggung jawab dan terinformasi dalam konteks partisipasi politik.

Namun, perlu diperhatikan bahwa selain berdampak positif terhadap kampanye politik, penggunaan media sosial juga diikuti dampak negatif. Yaitu, penyebaran hoaks yang sangat cepat dan langsung diterima oleh sebagian orang tanpa melihat informasi yang didapat dari berbagai sudut pandang.

Beberapa media sosial yang terkenal dan dapat memengaruhi perilaku Gen Z dalam memilih yaitu, diantaranya: Instagram, Facebook, Twitter (X), dan Tiktok. Di dalam penggunaan media sosial tersebut, kita dapat menemukan secara langsung bagaimana sikap atau tindakan yang dilakukan Gen Z dan Kaum Milenial dalam menerima kampanye politik sesuai era 5.0.

Movements atau gerakan politik juga sering kali berkembang di media sosial. Gen Z yang aktif di media sosial bisa terpapar dengan gerakan-gerakan tersebut dan menjadi terdorong untuk memilih berdasarkan isu-isu yang diperjuangkan oleh gerakan tersebut.

Dalam pemilihan umum 2024, di era 5.0, media sosial akan tetap menjadi faktor yang penting dalam memengaruhi perilaku memilih oleh Gen Z. Oleh karena itu, partai politik dan calon perlu mengakui pentingnya media sosial dan memanfaatkannya dalam strategi komunikasi politik mereka guna memperoleh dukungan dari Gen Z.

Tinggalkan Komentar

Komentar Terbaru

  • VIEW NEWZ

    Very interesting news information that doesn't make you bored, especially the latest…

  • BERITA MANTUL

    One of the rare natural phenomena that will occur next month is…

  • 168NEWS

    Several central banks have begun considering raising interest rates to control rising…

  • Anoni

    jazakallah khairo untuk infaq 1jt nya barokallahufik

  • POS VIRAL

    This news is very interesting, the content is different and unusual, making…

Chat WhatsApp
Butuh Bantuan?
Selamat datang di Portal Berita Paradeshi. Untuk memudahkan pembaca dalam memahami beragam informasi yang kami sajikan, baik dalam bentuk berita ataupun artikel, seluruh konten yang dihadirkan kami kanalkan dalam beragam rubrik.

Silahkan menghubungi kami untuk mengetahui informasi lebih lanjut